Kamis, 15 April 2021

Framework

Framework


framework adalah fondasi dengan tingkat kerumitan yang ditentukan dan dapat diperluas oleh pemrogram dengan menggunakan kode mereka sendiri termasuk kompiler, juru bahasa, atau API. Secara umum, framework menyediakan lingkungan yang memfasilitasi jenis pemrograman tertentu untuk proyek pengembangan software. Sebuah framework dalam pemrograman seringkali merupakan struktur berlapis yang menunjukkan program apa yang dapat atau harus dibangun dan bagaimana framework akan saling terkait. Framework sengaja diciptakan untuk membantu developer mengembangkan aplikasi atau website lebih cepat serta tersusun dan terstruktur.  Dengan menggunakan framework Anda akan lebih mudah untuk membuat aplikasi atau website, karena Anda hanya perlu menyusun komponen-komponen pemrograman yang sudah jadi. Sehingga developer dan programmer tidak perlu melakukan koding program yang diulang-ulang.


Jenis-Jenis Framework

1. Framework JavaScript

  • Vue.js — Walaupun terhitung pemain baru, Vue.js dengan cepat menjadi populer. Selain ringan dengan ukuran hanya 58KB saja, Vue.js juga sangat sederhana dan memiliki keamanan yang baik.
  • React.js — Ringan dan sangat cocok digunakan untuk mengembangkan website besar. Memiliki segudang fitur canggih seperti reusable component dan declarative yang memudahkan Anda.
  • Angular.js — Sangat direkomendasikan untuk pemula. Terutama bagi Anda yang ingin mengembangkan website dengan konsep Rich Internet Application (RIA) atau Single Page Application (SPA).
  • Ember.js — Dikenal mempunyai kecepatan dan performa kodenya yang patut diacungi jempol. Ember.js juga mempunyai banyak plugin yang bisa meningkatkan kinerja lebih baik lagi.

2. Framework CSS

  • Bootstrap — Merupakan framework CSS terpopuler. Menawarkan segudang fungsi dengan elemen desain yang responsif. Plus, Bootstrap lah yang pertama kali mempunyai filosofi “Mobile-First.”
  • Foundation — Menggunakan sistem open-source berbasis SASS, Foundation menawarkan elemen yang fleksibel, modern, dan kaya akan kustomisasi. Foundation juga menyediakan template siap pakai untuk Anda.
  • Bulma — Penggunaannya mudah, open-source, responsif, dan bisa bekerja optimal di berbagai perangkat. Jadi, tak heran walaupun Bulma pendatang baru, tapi sudah cukup populer.
  • Semantic UI — Fokus kepada penggunaan human-friendly HTML, sehingga memudahkan Anda. Selain itu, menyediakan 3000+ variabel tema dengan 50.000+ komponen UI.
  • UIKit — Cocok bagi Anda yang ingin desain serba minimalis, tapi tetap membuatnya berkelas dan elegan.
  • Materialize CSS — Dirancang oleh Google, Materialize CSS bisa menghasilkan elemen dan fitur berkualitas dengan desain unik anti-mainstream. Plus, responsif dan mempunyai kompatibilitas yang baik.

3. Framework PHP

  • Laravel : Framework PHP terpopuler di dunia. Laravel mempunyai sintaks yang elegan, rapi, dan ringkas. 
  • CodeIgniter : Sangat cocok bagi Anda yang baru belajar PHP framework. Sebab, CodeIgniter mudah dipahami dan mempunyai dokumentasi lengkap.
  • Symfony : Menawarkan fitur bundle dan komponen. Sehingga Anda bisa mengambil sebagian fungsi PHP, atau keseluruhan secara langsung.
  • Yii : Mempunyai konfigurasi cukup mudah dengan performa dan tingkat keamanan yang baik.
  • Zend  : Cocok digunakan bagi Anda yang sudah mengerti dasar-dasar PHP. Sebab, Zend digunakan untuk pengembangan website enterprise yang kompleks.
  • CakePHP : Menawarkan kumpulan library yang berisi banyak komponen. Bahkan bisa dibilang komplit.
Read More

Rabu, 14 April 2021

Desain Font

Tipografi



Tipografi adalah suatu teknik dalam memilih dan menata huruf dengan indah dalam suatu ruang yang tersedia. Tipografi  merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat membaca pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Seni merancang huruf adalah keahlian yang rumit, sehingga harus dilatih dan dipelajari dengan dedikasi tinggi. Tipografi dilakukan dengan memilih Typeface (font) yang tepat, merekayasa gaya atau stylenya, hingga ke pengaturan susunan kata, paragraf dan tata letaknya secara keseluruhan

 

Fungsi Tipografi

1. Menarik perhatian pengguna

Dengan tipografi, desainer grafis dapat menarik perhatian pelanggan atau pengguna lewat font-font serta penempatan tulisan dan visual yang bagus. Sebagai contoh, pengguna sedang melihat-lihat sesuatu di media sosial. Lalu, mereka melihat sebuah gambar dengan desain yang menarik. Secara tidak langsung, hal tersebut akan menciptakan kesadaran merek.


2. Memberikan value dan tone pada brand

tipografi penting karena dapat memberikan nilai dan nada terhadap sebuah merek . Setiap jenis font memiliki kekuatan untuk mewakili bisnis dengan cara yang berbeda-beda. Sebagai contoh, tipografi jenis sans - serif . Tipografi ini biasanya digunakan untuk memberikan desain yang sederhana dan mudah dibaca oleh orang. Oleh karena itu, bisa dibilang jenis ini adalah tipografi yang modern.


3. Memudahkan pengguna untuk membaca

tipografi juga penting untuk membuat pengguna agar lebih mudah membaca teks yang disajikan. Pilihan font yang salah sudah dipastikan akan membuat jadi rumit sehingga tidak tertarik untuk melihatnya lebih lanjut. Oleh karena itu, seorang desainer grafis harus pandai menyeleraskan font dengan desain yang ada dapat dengan mudah dibaca oleh pengguna.

 


Aplikasi Untuk Mendesain Font

1. FontStruct

FontStruct adalah untuk membuat font gratis yang di sponsor oleh FontShop, yaitu penguasa retail untuk font digital didunia. Tool ini memungkinkan anda dengan mudah membuat membangun font berbentuk geometris yang disusun dalam pola grid. Font yang dibuat dengan FontStruct menghasilkan font TrueType berkualitas tinggi yang siap untuk digunakan dalam aplikasi Mac atau Windows.

 

2. PaintFont

PaintFont adalah layanan online kecil yang rapi yang pertama kali membuat Anda memilih karakter yang Anda inginkan di font Anda, lalu mencetak template untuk Anda, yang Anda isi, dan kemudian membuat Anda mengunggahnya sehingga dapat mengubah tulisan tangan Anda menjadi font yang sebenarnya . Ini juga memiliki templat untuk bahasa lain selain bahasa Inggris seperti Spanyol, Jerman, Prancis, Italia, dll.

 

3. BirdFont

Pindah dari alat online ke alat desktop, satu editor font yang bagus adalah BirdFont. Ini punya cukup banyak alat untuk memanipulasi font dan akan sangat mudah digunakan bagi siapa saja yang sudah memiliki pengalaman dengan perangkat lunak seperti Adobe Illustrator atau Corel Draw.

 

4. FontForge

Program gratis lain untuk mengedit font dan mengkonversi antara jenis font adalah FontForge. Ini adalah proyek open source dan bekerja dengan baik, tetapi tidak sebaik yang saya inginkan. Pertama, tampaknya belum diperbarui sejak tahun 2012. Kedua, alih-alih berada di satu jendela besar, ia memiliki jendela terpisah untuk alat, daftar font, dan lain-lain seperti bagaimana GIMP dulu. FontForge merupakan font editor garis yang memungkinkan pengguna untuk membuat postscript, truetype, OpenType, cid Besar, multi-master, CFF, svg dan font bitmap mereka sendiri. Selain itu pengguna dapat dengan mudah mengedit yang sudah ada. Pengguna dapat mengkonversi satu format ke format lain. Dengan fitur yang sangat banyak dan kemudahan dalam penggunaan, mungkin FontForge bisa menjadi pilhat terbaik anda.


Read More

Kamis, 01 April 2021

Apa Itu User Experience ?

 Apa Itu User Experience ?



User experience adalah bagaimana pengalaman pengguna dalam berinteraksi menggunakan produk digital Anda. Pengalaman ini dilihat dari betapa mudahnya pengguna untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dari produk tersebut. User Experience dari sebuah produk yang bagus biasanya tidak akan mempersulit penggunanya untuk mencapai tujuan mereka. Baik itu dari desain UI yang friendly, menu yang simpel, produk yang ringan saat diakses dan sebagainya. Namun sebaliknya, UX yang buruk menjadikan penggunanya merasa frutasi karena kesulitan memperoleh apa yang mereka butuhkan. Jika sudah demikian, terdapat banyak efek buruk yang dapat terjadi pada produk digital tersebut.Sedangkan, user experience yang buruk membuat pengguna frustasi karena kesulitan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kalau sudah begini, ada banyak efek buruk yang bisa terjadi kepada Anda.

 


Fungsi User Experience

1. Memudahkan Pengguna

Fungsi User Experience yang pertama yaitu memudahkan para pengguna saat memakai aplikasi sebab di dalamnya sdah tersedia penilaian dari aspek usability. Saat ini setiap aplikasi atau software pasti sudah dibuat supaya para pengguna mudah untuk memakainya.

 

2. Menarik Minat Para Pengguna

Fungsi User Experience berikutnya yaitu untuk menarik minat para penggunanya agar menggunakan aplikasi secara terus menerus. Sebuah aplikasi yang tidak memiliki daya tarik bagi pengguna, pasti akan cepat ditinggalkan atau tidak dilirik sama sekali.

 

3. Meningkatkan Kesuksesan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa para pengguna akan lebih cepat meninggalkan aplikasi-aplikasi yang menurut mereka tidak memberikan pengalaman yang menarik. Misalnya, aplikasi WhatsApp dari waktu ke waktu semakin banyak digunakan oleh para pengguna smartphone karena aplikasi ini mampu memberikan pengalaman pengguna yang sangat menarik. Anda dapat membandingkan aplikasi WhatsApp dengan aplikasi kompetitornya yang justru semakin menurun dari waktu ke waktu. Hal inilah yang menjadikan User Experience sangat penting diterapkan untuk sebuah aplikasi agar meningkatkan atau mempertahankan kesuksesan.

 

4. Menghasilkan UI yang Bagus

Perlu Anda ketahui bahwa User Interface (UI) adalah keluaran dari penerapan User Experience. Apabila penerapan UX di sebuah aplikasi sangat diperhatikan, maka dapat menghasilkan desain UI yang sangat bagus sehingga terkesan lebih menarik dan elegan.

 

5. Untuk Memenangkan Persaingan

Penerapan User Experience pada produk-produk digital bertujuan untuk memenangkan persaingan. Terlebih dari tahun ke tahun produk digital yang hadir di dunia juga semakin bervariasi. Untuk memenangkan persaingan produk-produk digital itulah, maka sebuah produk harus memberikan pengalaman yang menarik bagi setiap pengguna.

 


User Experience Questionnaire

Pengujian UX dapat menggunakan UEQ (User Experience Questionnaire (UEQ). UEQ merupakan alat atau kuesioner yang mudah dan efisien untuk mengukur UX. UEQ sendiri memiliki 26 komponen pertanyaan dan tujuh pilihan jawaban. Versi Asli UEQ menggunakan Bahasa Inggris. UEQ ada versi Bahasa Indonesia. UEQ (User Experience Questionnaire) merupakan alat atau kuesioner yang mudah dan efisien untuk mengukur User Experience (UX). UEQ ini memudahkan kita untuk mengukur UX pada sebuah desain aplikasi. UEQ berisi 6 skala penilaian, yaitu:

  • Daya Tarik (Attractiveness): Apakah pengguna menyukai atau tidak menyukai produk?
  • Kejelasan (Perspicuity): Apakah mudah untuk mengenal produk? Apakah mudah untuk
  • belajar bagaimana gunakan produknya?
  • Efisiensi (Efficiency): Bisakah pengguna menyelesaikan tugas mereka tanpa usaha yang
  • sederhana?
  • Ketepatan (Dependability): Apakah pengguna merasa terkendali terhadap interaksi?
  • Stimulasi (Stimulation): Apakah menarik dan memotivasi untuk menggunakan produk
  • Kebaruan (Novelty): Apakah produk itu inovatif dan kreatif? Apakah produk menangkap minat pengguna?

 

Read More

Rabu, 31 Maret 2021

Apa Itu Animasi ?

 Apa Itu Animasi ?

 


Animasi adalah kumpulan gambar dari sebuah objek yang diolah menghasilkan gerakan tertentu sehingga seolah-olah gambar tersebut hidup. Objek yang dimaksud dapat berupa manusia, binatang, tumbuhan, bangunan, hingga teks. Selain bergerak, pengolahan sekumpulan gambar juga memvariasikan dengan efek dan filter, hingga suara yang sejalan dengan gerakan animasi tersebut. Animasi itu sendiri adalah hasil olahan dari komputer yang berupa gambar bergerak dari sebuah objek yang telah disusun secara khusus dengan memperhatikan alur dan waktu tertentu.

 

Dengan kemajuan teknologi, pembuat animasi semakin mudah. Dulu untuk menghasilkan sebuah animasi perlu adanya gambar tangan di kertas yang digerakkan dengan pengolahan pada komputer. Sekarang ini, para animator (pembuatan konten animasi) dapat secara langsung menggunakan komputer untuk membuat gambar hingga menyusun gambar dengan ketentuan tertentu sebagai produk animasi. Pada film, umumnya frekuensi gambar animasi adalah 24 fps (frame per second) sehingga gerakannya terlihat sangat halus. Selain digunakan dalam film, belakangan animasi juga banyak dimanfaatkan untuk keperluan bisnis, seperti UI / UX dan periklanan.

 

 

Jenis-Jenis Animasi

1. Stop Motion

Stop motion adalah jenis animasi yang jauh lebih tua melebihi animasi komputer 3D. Animasi stop motion terdiri dari claymation, pixelation, object-motion, animasi cut-out, dan lainnya. Mekanisme dasarnya mirip dengan animasi tradisional atau flipbook. Stop motion menjadi salah satu animasi yang proses pembuatannya bisa sangat sulit. Dengan menghentikan gerakan gambar dan menyesuaikan objek fisik pada setiap frame. Gerakan diatur sedikit demi sedikit atau cepat, lalu disimpan pada satu frame di satu waktu sampai menghasilkan ilusi bergerak. Pembuatan stop motion bisa menggunakan boneka, tanah liat, atau bahkan orang sungguhan.

 

2. Animasi 2D

Animasi 2D dikontrol oleh vektor. Keunggulan grafik vektor adalah dapat diperbesar atau diperkecil tanpa mengkhawatirkan resolusi. Ciri vektor seperti jalur dengan berbagai titik awal dan akhir. Garis yang menghubungkan titik-titik ini digunakan untuk membangun grafik. Bentuk garis atau kurva pada vektor dapat dibuat untuk membentuk karakter atau gambar lainnya. Animasi berbasis vektor menggunakan nilai matematika untuk mengubah ukuran gambar. Sehingga gerakannya bisa bergerak dengan lancar dan halus. Sistem ini bisa digunakan untuk jangka panjang. Sehingga animator tidak perlu terus-menerus menggambar karakter yang sama.


3. Animasi 3D

Pada animasi 3D, animator menggunakan program untuk menggerakkan bagian tubuh karakter. Dengan mengatur digital frame saat semua bagian karakter berada di posisi tepat. Animator biasanya melakukan ini pada setiap frame. Kemudian komputer menghitung gerakan dari setiap frame yang dihasilkan. Para animator hanya perlu menyesuaikan dan mengubah lengkungan serta gerakan yang dilakukan oleh tiap-tiap karakter. Animasi 3D unik karena biasanya seluruh tubuh karakter selalu terlihat. Misal jika karakter menghadap ke samping, animator hanya perlu menggambar profil samping dalam animasi 2D. Lalu mengimplementasikannya pada animasi 3D agar bagian tubuh bisa terlihat seluruhnya.

 

 

Contoh film animasi beserta spesifikasinya


1. Soul


Tanggal rilis : 25 Desember 2020

Durasi  : 101 menit

Jenis animasi : 3D

Sinopsis:

berkisah mengenai kehidupan manusia di bumi dan kehidupan setelahnya ketika manusia telah menjadi jiwa (soul). Cerita berfokus pada Joe Gardner (Jamie Foxx), seorang guru musik sekolah menengah, yang bermimpi menampilkan musik jazz di atas panggung, tetapi merasa bosan dan tidak puas dengan pekerjaannya saat ini. Ketika tengah mempersiapkan penampilan pertamanya, Joe tidak sengaja jatuh ke dalam lubang. Ia kemudian menemukan dirinya sebagai jiwa yang pergi menuju "Great Beyond". Tidak ingin mati, Joe mencoba melarikan diri, tetapi ia malah menemukan dirinya di "Great Before", di mana konselor jiwa, yang semuanya bernama Jerry, mengatur dan mempersiapkan jiwa-jiwa muda untuk  Joe di sana ditugaskan menjadi mentor untuk sebuah jiwa muda bernama 22, yang tidak berminat untuk menjalani kehidupan di dunia. 22 mengaku tak bisa ke Bumi karena tidak lulus dalam pencarian 'spark', sebuah percikan atau semangat hidup, tidak seperti Joe yang baru saja akan memulai petualangannya.

 

 

2.       The SpongeBob Movie: Sponge on the Run


Tanggal rilis : 14 Agustus 2020

Durasi : 91 menit

Jenis animasi : 3D

Sinopsis :

Film ini menceritakan tentang Gary, siput peliharaan SpongeBob,  yang tiba-tiba menghilang tanpa meninggalkan jejak. SpongeBob (Tom Kenny) pun mencari Gary ke penjuru Bikini Bottom. Namun, ia tidak juga berhasil menemukannya. SpongeBob menduga Gary diculik. Kemudian SpongeBob meminta Patrick (Bill Fagerbakke), tetangga sekaligus sahabatnya, untuk membantu mencari Gary. Misi pencarian Gary ini membawa SpongeBob dan Patrick hingga keluar area Bikini Bottom. Sebab, Gary diduga diculik oleh Raja Poseidon (Matt Berry) dan dibawa ke kota Atlantic. Saat SpongeBob dan Patrick tiba, mereka terkesima melihat kota yang begitu ramai dan sangat meriah. Namun, mereka tetap berusaha untuk tidak lengah dalam misi pencarian Gary. SpongeBob dan Patrick terus bertekad untuk menemukan Gary dan membawanya pulang ke Bikini Bottom.

Read More

Kamis, 25 Maret 2021

Apa Itu Usability ?

 Apa itu Usability ?




Menurut Jacob Nielson (1993), Usability dapat dikatakan sebagai ukuran kualitas pengalaman pengguna ketika berinteraksi dengan produk atau sistem apakah situs web, aplikasi perangkat lunak, teknologi bergerak, maupun peralatan-peralatan lain yang dioperasikan oleh pengguna. Hal ini meliputi learnability (kemudahan mengoperasikan fungsi-fungsi), efficiency (ukuran funsi dapat cepat dioperasikan), memorability (mengetahui penggunaan bahkan setelah lama tidak dioperasikan), errors (kesalahan dan perbaikan atas kesalahan yang dilakukan oleh pengguna), dan satisfaction (kepuasan pengguna).


Sedangkan berdasarkan International Organization for Standardization (ISO), Usability adalah tingkat dimana produk bisa digunakan oleh pengguna tertentu untuk mencapai tujuannya dengan lebih efektif, efisien, dan memuaskan dalam ruang lingkup penggunanya. Dari kedua definisi di atas dapat disederhanakan bahwa definisi dari usability itu adalah ukuran kemudahan manusia dalam menggunakan suatu produk atau program aplikasi.

 


Alat Uji Usability

  • SUS (System Usability Scale)
  • QUIS (Questionnaire for User Interface Satisfaction)
  • CSUQ (Computer System Usability Questionnaire)
  • Words (adapted from Microsoft’s Product Reaction Cards)


SUS (System Usability Scale)

Usability Scale (SUS) merupakan kuesioner untuk mengukur persepsi kegunaan. Diciptakan oleh John Brooke pada tahun 1986 dan dahulu digunakan untuk menguji sistem elektronik kantor. System Usability Scale (SUS) berisi 10 pertanyaan dimana partisipan diberikan pilihan skala 1–5 untuk dijawab berdasarkan pada seberapa banyak mereka setuju dengan setiap pernyataan tersebut terhadap produk atau fitur yang kita uji. Nilai 1 berarti sangat tidak setuju dan 5 berarti sangat setuju dengan pernyataan tersebut.  Versi Asli SUS menggunakan Bahasa Inggris. Namum, SUS ada juga yang versi Bahasa Indonesia.

 

Aturan Perhitungan Skor SUS

  1. Setiap pertanyaan bernomor ganjil, skor setiap pertanyaan yang didapat dari skor pengguna akan dikurangi 1.
  2. Setiap pertanyaan bernomor genap, skor akhir didapat dari nilai 5 dikurangi skor pertanyaan yang didapat dari pengguna.
  3. Skor SUS didapat dari hasil penjumlahan skor setiap pertanyaan yang kemudian dikali 2,5.

 

 

Tahapan Pengambilan Data SUS

  • Prototype aplikasi harus selesai
  • Cari pengguna (responden)
  • Diberikan kuesioner (angket)
  • Responden mengisi form data diri
  • Responden mengerjakan tugas (task)
  • Responden mengisi kuesioner SUS
  • Wawancara (Opsi)

 

Dalam Usability terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi yaitu :

1. Efektif untuk digunakan ( Effectiveness)

Produk yang dibuat harus dapat digunakan untuk mengerjakan tugas tertentu. Atau dapat dikatakan seberapa bagus sebuah produk dalam mengerjakan tugas yang harus dilakukan.

2. Efisiensi untuk digunakan ( Efficiency)

Efisiensi dikaitkan pada seberapa cepat user dapat mencapai tujuan pada saat menggunakan produk tersebut.

3. Aman untuk digunakan (Safety)

Keamanan yang dimaksud meliputi pencegahan pengguna dari keadaan bahaya dan situasi yang tidak diharapkan. Jadi pengguna merasa aman saat menggunakan produk dan juga ada pencegahan pengguna dari hal yang bahaya.

4. Mempunyai kegunaan yang baik (Utility)

Utility yang dimaksud berkaitan dengan sejauh mana produk dapat menyediakan fungsi yang baik sehingga pengguna dapat melakukan yang dibutuhkan atau yang ingin dilakukan.

 

5. Mudah dipelajari ( Learnability)

Tingkat kemudahan untuk mempelajari sebuah produk sebelum digunakan. Pengguna seharusnya tidak menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari sebuauh produk yang akan digunakan.

6. Mudah untuk diingat (Memorability)

Sekali pengguna sudah pernah mempelajari sebuah produk, maka seterusnya akan ingat bagaimana cara menggunakannya. Umumnya UX terdiri dari tiga karakteristik yaitu pengguna yang terlibat, bagaimana pengguna berinteraksi dengan sebuah produk atau sebuah sistem , dan pengalaman apa yang dirasakan oleh pengguna yang menarik , dapat diobservasi dan dapat diukur (Tullis & Albert, 2013).


Read More

Rabu, 24 Maret 2021

Apa Itu Video ?

 Apa itu Video ?


Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar yang bergerak. Aplikasi umum dari sinyal video yaitu seperti televisi, namun juga ia bisa juga digunakan dalam aplikasi lain di dalam bidang teknik, saintifik, produksi dan juga keamanan dan lainnya. Video merupakan teknologi yang gunanya menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan serta menata ulang gambar bergerak. Di mana biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Digital video sendiri merupakan jenis sistem video recording yang bekerja menggunakan sistem digital dibandingkan dengan analog dalam hal representasi videonya. Dan biasanya digital video direkam dalam tape, lalu didistribusikan melalui optical disc, misalnya seperti VCD dan DVD.

 


Format Video beserta spesifikasinya


1.     MP4

MP4 merupakan kependekan dari MPEG-4 Part 14. Format yang diperkenalkan ke publik pada 2001 ini merupakan pengembangan dari MPEG-1. Adapun MPEG adalah singkatan dari Moving Pictures Experts Group, sebuah aliansi gabungan dari dua organisasi: ISO (Internasional Organizations of Standarsization) dan IEC (International Electrotechnical Commision).

Puruntukan :

Puruntukan MP4 sangat luas. Karena sangat popular, hamper seluruh video rekaman yang berasal dari smartphone menggunakan format .mp4


2.     AVI (Audio Video Interleave)

AVI adalah format video yang paling populer, karna kwalitas gambar yang di berikan sangat baik. AVI sendiri diperkenalkan oleh Microsoft pada tahun 1992 sebagai bagian dari teknologi Video for Windows miliknya. File AVI menyimpan data audio dan video pada struktur interleaved. File ini hanya berupa kontainer – dan data audio video dapat dikompres menggunakan berbagai codec. Kualitas dan kapasitas tergantung pada codec dan secara khusus codec yang digunakan adalah MPEG, Divx atau WMV.AVI file memiliki tingkat kompabilitas yang sama terhadap player seperti halnya MPG, Hanya AVI file membutuhkan space untuk penyimpanan yang lebih banyak dibandingkan dengan MPG. AVI biasanya digunakan sebagai format dasar video editing di komputer, hasil output videoediting pada umumnya adalah format AVI. Untuk memperkecil ukuran file AVI biasanya digunakan CODEC Output file nya biasanya memiliki format MPG.

Peruntukan :

-          Digunakan sebagai format dasar video editing di komputer.

-          Digunakan sebagai format file default bagi handycam dan kamera digital pada umumnya.

 

3.     3GP

Format 3GP pada dasarnya masih merupakan keluarga dari MP4. Sebab, 3GP menggunakan codec berbasis MPEG. Hanya, karena format ini dikhususkan untuk ponsel, ukuran sebuah video menjadi menyusut. Penyusutan ukuran menyesuaikan ponsel yang tidak mendukung video beresolusi tinggi. Jika kamu masih ingat, seluruh video yang direkam oleh ponsel featured zaman dahulu menghasilkan file dengan format ini

Karena ukuran yang menyusut secara drastis, kualitas dari video berformat 3Gp juga tidak terlalu baik. Coba saja menyetelnya di laptop atau komputer. Sudah dipastikan gambarnya akan 'patah-patah' dan pecah. Adapun format file 3GP diperkenalkan oleh The 3rd Generation Partnership Project (3GPP), organisasi yang dibentuk pada 1998.

Peruntukan :

- Digunakan dalam telepon genggam yang umumnya berjalan pada ponsel yang memiliki dukungan video capture.

 

4.     WEBM

WebM adalah standar terbuka baru untuk Konten Video yang dikompresi. memberikan alternatif untuk Format komersial seperti H264, MPEG4 dan MPEG2, yang dipatenkan dan memerlukan lisensi komersial. WebM didasarkan pada dua codec terbuka untuk mengompresi video dan komponen audio dari konten. WEBM kini juga telah menjadi salah satu format file video yang mulai tekenal di internet. Ia menggunakan format coding video VP8/VP9 dan audio Vorbis atau Opus sebagai standar codec. Untuk situs Indonesia, mungkin memang belum banyak yang menggunakan WebM sebagai format file video, akan tetapi di luar sana semenjak hadinrya HTML5, WebM semakin populer sebagai media standar file, baik itu untuk situs forum hingga situs berita. Sama dengan MKV, WebM memiliki kontainer yang bernama Matroska. Kelebihan WEBM adalah dapat memutar video dengan kualitas tinggi dan performa yang bagus

Peruntukan :

-          Meski ditujukan untuk streaming, video berformat WebM juga ramah buat mereka yang masih ingin melakukan editing.

 

5.     MOV

Kompetitor Microsoft, Apple, ternyata juga tidak ingin kalah dengan meluncurkan format videonya sendiri. Pada 1991, Apple meluncurkan Quick File. Format yang menggunakan ekstensi .mov. Apple merancang format ini dengan sederhana dan punya beberapa jalur sebagai wadah berbagai macam codec (codec audio, video, dan teks).

Format ini sangat berguna untuk mengedit video di perangkat apple dengan lebih mudah. Orang-orang yang baru belajar mengedit video pun terbantu dengan format MOV. Software editing video populer seperti Adobe Premiere dan Final Cut bahkan mendukung format yang satu ini. Adapun MOV masih bersaudara dengan format MP4 karena mendukung codec yang sama, MPEG-4.

Peruntukan :

-   Berguna untuk mengedit video di perangkat apple dengan lebih mudah.

 


Read More

Kamis, 18 Maret 2021

Apa Itu User Interface (UI) ?

Apa Itu User Interface (UI) ?

 


User Interface adalah tampilan visual sebuah produk yang menjembatani sistem dengan pengguna (user). Tampilan UI dapat berupa bentuk, warna, dan tulisan yang didesain semenarik mungkin. Secara sederhana, UI adalah bagaimana tampilan sebuah produk dilihat oleh pengguna. UI menjadi penghubung langsung antara sistem dengan penggunanya. UI merupakan perpaduan dari elemen grafis dan sistem navigasi. UI efektif untuk membuat fokus pengguna pada objek dan subjek yang dilihat menjadi lebih baik. Tujuan dari user interface adalah untuk meningkatkan usability dan tentunya user experience.

 

Desain user interface memang sangat penting karena itu akan menentukan bagaimana seseorang berinteraksi dengan website dan aplikasi tersebut. User interface juga menentukan apakah pengunjung website atau pengguna aplikasi dapat menavigasi website atau aplikasi dengan mudah. Saat seseorang mengunjungi website Anda, user experience harus menjadi prioritas Anda. Kalau orang memiliki user experience yang baik di website Anda, Anda akan mendapat conversion rate yang lebih tinggi. Selain itu, mereka juga akan mempromosikan website atau aplikasi Anda ke orang-orang lain. Kalau mereka mengalami pengalaman buruk dengan website atau aplikasi Anda, pasti mereka tidak mau menggunakannya lagi. Jika Anda adalah bisnis online, ini tentunya penting. Untuk memiliki user experience yang baik, Anda memerlukan user interface yang mudah dinavigasi dan digunakan.

 

UI Mobile

Interaksi pengguna dengan perangkat mobile harus dirancang sedemikian rupa sehingga rentang waktu tindakan pengguna lebih pendek dari pada di perangkat dekstop, tindakan harus sederhana namun terfokus. Selain itu, ukuran layar pada perangkat mobile juga kecil sehingga jumlah informasi yang dapat ditampilkan terbatas. Desain UI haruslah cepat saat dibuka

 

Metode Pembuatan Desain UI Mobile

1. Material Design for Android (MDfA)

MDfA adalah panduan untuk membuat desain UI pada sistem operasi Android yang mencakup visual, gerak, dan interaksi di seluruh platform dan perangkat . MDfA ini merupakan template UI Android standar yang digunakan pada aplikasi bawaan atau aplikasi milik Google. Semua panduan mengenai standar desain UI aplikasi Android tersedia secara lengkap, seperti tema, widgets, animasi, dan komponen UI lainnya.

 

2. Common Element Sets (CES)

CES merupakan seperangkat elemen UI yang umum atau populer digunakan oleh aplikasi dan muncul setidaknya satu kali pada desain UI lainnya. CES pada UI bisa seperti desain tata letak, desain tombol, desain navigasi, desain form, desain produk dan lain sebagainya. Komponen UI yang umum digunakan dapat merujuk dari desain aplikasi yang populer saat ini.

 

Metode Pembuatan Desain UI Website

Ada 3 prinsip dalam mendesain sebuah website menurut Veen’s design principles, yaitu bisa menjawab pertanyaan:

  1. Di mana saya?
  2. Kemana saya bisa pergi?
  3. Ada apa di sini?

Veen’s Design Principles

  1. Menggambarkan website harus memiliki header yang menjelaskan website apa
  2. Menggambarkan adanya navigasi yang diposisikan di sidebar
  3. Menggambarkan konten dari website.

Jenis Desain UI Website

  • Static - Desain web memiliki ukuran tetap pada semua  resolusi browser (pixel)
  • Fluid - Desain web dapat menyesuaikan lebar layout  sesuai dengan resolusi browser (%)
  • Responsive – Desain web dapat berganti layout pada  resolusi tertentu (desktop&mobile)
  • Responsive fluid – Gabungan Responsive & Fluid (%)
  • Horizontal Scrolling -Desain web dengan  menampilkan konten Horizontal atau menyamping)
  • Parallax Scrolling- Desain web dengan layer atau  hanya 1 halaman (one page/single page)

Read More

Format Audio beserta spesifikasi dan kegunaan

 Format Audio beserta spesifikasi dan kegunaan




1.     MPEG Layer 3 (MP3)

Format audio ini memiliki ukuran yang begitu kecil, misalnya sebuah lagu yang berdurasi tiga menit hanya memakan sekitar 3 MB. Tidak menutup kemungkinan banyak orang yang mengunduh dan menyimpan lagu hingga ratusan bahkan ribuan dalam format MP3. Format yang memiliki ekstensi mp3 ini menawarkan pilihan bitrate sekitar 128, 160, 192, 256, hingga 320 Kbps.

Peruntukan :

-          Menyimpan file – file music

-          Menyimpan audiobooks dalam hard drive

Kelebihan :

-          Kualitasnya yang sama baik dengan format CD 16-bit.

Kekurangan ;

-          Kualitasnya akan berkurang jika dikompres.

 

 

2.     AAC

ACC adalah file format audio yang berbasis MPEG2 dan MPEG4. AAC bersifat

lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data semula, karena setelah dikompres terdapat data-data yang hilang). File AAC dikembangkan oleh Motion Picture Expert Group (Fraunhofer Institute, Dolby, Sony, Nokia dan AT&T). File AAC dikompresi dengan cara lebih efisien pada kecepatan 128 kbps dengan suara stereo dibandingkan versi yang lebih dulu muncul, yakni, MP3. AAC merupakan audio codec yang menyempurnakan MP3 dalam hal medium dan high bit rates.

Peruntukan :

-          Untuk mendengarkan musik dan bisa jadi alternatif untuk file audio yang formatnya bukan MP3.

Kelebihan:

-          Suara lebih bagus untuk kualitas bit yang rendah (dibawah 16 Hz).

-          Memiliki 48 channel.

-          Sample ratenya antara 8 Hz – 96 kHz

Kekurangan:


-          File yang sudah dikompres tidak bisa di kembalikan ke bentuk awal, karena ada beberapa data yang hilang.

-          Lisensi AAC tidak gratis.

 

 

3.     WAV (WAVE-form)

WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris “waveform”. WAV merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV ini adalah format utama untuk menyimpan data audio mentah pada Windows dan menggunakan metode yang sama dengan AIFF Apple untuk menyimpan data.

WAV umumnya digunakan untuk menyimpan audio tanpa kompresi, file suara berkualitas CD. File ini berukuran besar, sekitar 10 MB per menit. File .wav juga dapat berisi data terkodekan dengan beraneka ragam codec untuk mengurangi ukuran file. Akan tetapi untuk keperluan mengoleksi musik, transfer via internet dan memainkan di player portable, format ini kurang popular dibandingkan dengan MP3, Ogg Vorbis dan WMA dikarenakan ukuran file yang sangat besar.

Peruntukan :

-          Untuk menyimpan audio tanpa kompresi

-          Untuk mengurangi ukuran file yang berisi data terkodekan dengan beraneka ragam codec

Kelebihan:

-          WAV biasanya menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Dengan cara ini , detail tidak hilang ketika audio analog didigitalkan dan disimpan. Ini membuat format WAV (menggunakan PCM) menjadi pilihan untuk mengedit audio high- fidelity.

-          WAV adalah data tidak terkompres, sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di harddisk.

Kekurangan:

-          Maksimal ukuran file WAV adalah 2GB.

-          WAV jarang sekali digunakan di internet karena ukurannya yang relative besar.

 

 

4.     PCM


Pulse-Code Modulation, itulah kepanjangan dari PCM. Format audio ini merupakan representasi digital dari sinyal audio raw analog. Format audio yang mempunyai ekstensi .pcm ini memiliki sub tipe PCM yang disebut LPCM (Linear Pulse- Code Modulation). Subtipe LPCM adalah bentuk PCM yang paling umum digunakan.

Peruntukan :

-          Untuk format CD Audio

Kelebihan :

-            dapat digunakan untuk format CD dan DVD.

Kekurangan :

-          memiliki ukuran file yang cukup besar jika dibandingkan dengan MP3. Jelas,

 

 

5.     AIFF

AIFF adalah singkatan dari Audio Interchange File Format. Mirip sebagaimana

Microsoft dan IBM yang mengembangkan WAV untuk Windows, AIFF merupakan format audio yang dikembangkan oleh sistem Apple untuk Mac pada 1988.

File AIFF dapat berisi berbagai jenis format audio, misalnya versi terkompresi yang disebut AIFF-C dan versi lain yang dikenal dengan Apple Loops digunakan oleh GarageBand dan Logic Audio. Keduanya menggunakan ekstensi AIFF yang sama.

Peruntukan :

-          Untuk meyimpan data suara untuk komputer dan perangkat audio lainnya

Kelebihan :

-          Suara yang dihasilkan sangat bagus

Kekurangan :

-          format audio ini hanya dapat diputar pada sistem operasi OS di MAC dan memiliki ukuran file yang besar.

Read More