Tampilkan postingan dengan label SM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Mei 2021

Mengenal Desain Poster dan Logo ?

Mengenal Desain Poster dan Logo


Poster

Poster adalah suatu desain grafis yang didalamnya terdapat gambar dan kata-kata pada kertas yang berukuran besar, isinya memuat tentang informasi dan ditempel di tempat-tempat umum agar dapat dilihat atau dibaca banyak orang. Poster sifatnya untuk mencari perhatian banyak orang, poster juga bisa menjadi sarana untuk mempromosikan produk, jasa, kegiatan, seputar pendidikan dan lain-lain.

 

Tujuan Poster

Dibuatnya sebuah poster tentu bukan tanpa sebab, tetapi memiliki maksud dan tujuan sendiri. Yang secara umum tujuan dan maksud dibuatnya poster adalah sebagai media publikasi supaya masyarakat dapat membacanya dan melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang ada dalam poster tersebut. Tetapi secara khusus maksud dan tujuan dibuatnya poster tergantung dengan apa yang diinginkan pembuat, bisa untuk tujuan komersil, mencari simpati publik, mencari perhatian masyarakat dna lain sebagainya.


Ciri-Ciri Poster

  • Poster memiliki beberapa ciri, diantaranya sebagai berikut ini:
  • Merupakan karya seni yang memadukan antara unsur gambar dan kata-kata yang dibuat pada kertas berukuran besar supaya lebih mudah di baca orang banyak.
  • Biasanya poster mengandung unsur-unsur warna yang mencolok, tujuannya supaya dapat menarik perhatian.
  • Berisikan kalimat-kalimat yang cukup singkat, jelas dan mudah dimengerti pembaca.
  • Poster biasanya selalu mengandung unsur gambar yang menarik, agar membuat banyak orang penasaran untuk melihat dan membaca informasi yang ada didalamnya.
  • Biasanya psoter di pasang ditempat yang strategis supaya dapat diketahui banyak orang, misalnya ditempat yang ramai seperti alun-alun kota, pasar dan lain-lain.

Logo

Logo adalah gambar dengan suatu arti, bisa berupa lukisan, sketsa, ataupun tulisan saja. Logo berperan untuk mewakili identitas pihak tertentu, entah itu bisnis, perusahaan, organisasi, negara, daerah, produk atau lain sebagainya. Ketika melihat gambar tersebut maka masyarakat akan tertuju pada satu hal dan akan terus diingat selamanya. Tanpa harus mencantumkan visi misi, deskripsi, atau penjelasan apapun maka banyak orang langsung mengetahui tentang pemilik logo tersebut.

 

Fungsi Logo

  • Mengidentifikasi suatu perusahaan.
  • Membedakan dari produk atau organisasi yang lain.
  • Mengkomunikasikan informasi seperti keaslian, nilai dan kualitas.
  • Menambah nilai.
  • Mempresentasikan aset yang berharga.
  • Properti legal suatu produk atau organisasi.

 

 Jenis-Jenis Logo

1. Name – Only Logo

Adalah logo yang diambil dari sebuah nama, dengan menggunakan gaya grafis khusus. Logo jenis ini memberi ketegasan dan pesan langsung kepada konsumen. Contoh logo jenis ini seperti pada produk sandang karya perancang ternama Yves Saint Laurent, produk elektronik Sony, Toshiba, Panasonic, produk kamera Nikon, Leica, Yashica, peralatan fotokopi Xerox, dan lain-lain.


2. Name/Symbol Logo

Yaitu logo yang terdiri dari nama perusahaan atau produk dengan gaya tipografis yang berkarakter kuat, tersusun atas bentuk-bentuk grafis seperti oval, lingkaran atau kotak. Sebagai contoh adalah logo Ford, Du Pont, Hertz dan banyak lagi. Kelebihan jenis logo ini adalah pada bentuknya yang ringkas dan fleksibel karena jenis logo seperti ini mampu berdiri sendiri.


3. Initial Letter Logo

Yaitu logo yang menggunakan huruf awal (inisial) dari nama produk atau perusahaan dan menjadikannya sebagai elemen utama dari logo tersebut. Logo jenis ini terkadang menunjukkan gabungan nama pemilik perusahaan seperti logo produsen hardware komputer Hewlett-Packard. Selain contoh diatas banyak contoh lain seperti logo Bank BCA, IBM, RCTI, dan lainnya.


Read More

Rabu, 19 Mei 2021

Apa Itu Editing Video

 Apa itu Editng Video


Proses editing adalah salah satu elemen penting di dalam sinematografi dan tidak dapat dipisahkan dari dunia broadcasting. Video editing adalah suatu proses memilih atau menyunting gambar dari hasil shooting dengan cara memotong gambar ke gambar (cut to cut) atau dengan menggabungkan gambar-gambar dengan menyisipkan sebuah transisi. Definisi video editing merupakan suatu proses penseleksian, penambahan teks/judul, variasi, transisi, effect, lagu, sound effect, narasi, merubah tampilan warna, menu khusus untuk bentuk kepingan baik itu format DVD maupun Blue Ray dari video mentah (yang dimaksud dengan video mentah adalah video yang dihasilkan langsung dari alat perekam video seperti handycam, video kamera, handphone atau alat2 perekam video lainnya) menjadi video yang mempunyai tampilan dan format video seperti yang kita inginkan.

 

Tujuan dari proses video editing adalah membuat suatu rekaman video mentah menjadi suatu tampilan video yang menarik dan enak untuk dinikmati. Pada proses video editing ini kita dapat memilah-milah bagian mana dari video mentah yang kita inginkan dan kita dapat membuang bagian-bagian dari video mentah yang tidak kita inginkan (seperti tayangan video yang tidak jelas, buram, tidak fokus, terlalu goyang, dll), kita juga dapat memperbaiki hasil rekaman video kita yang terlalu gelap atau terang, ataupun warnanya yang terlalu kuning/merah/biru. Selain itu dalam proses video editing kita juga dapat menggabungkan antara foto dengan video, serta mengambil foto dari video.

 

Software untuk Editing Video


1. Adobe Premiere


Adobe Premiere Proadalah software edit video terbaik dari yang terbaik, program video editing ini dikembangkan oleh Adobe. Program ini sudah umum digunakan oleh rumah-rumah produksi, televisi, dan praktisi di bidangnya. Buat pemula mungkin melakukan edit video menggunakan Adobe Premiere terasa sangat rumit, namun program ini sebenarnya mudah dipelajari dan dalam waktu singkat kamu dapat mencapai tingkat mahir walaupun sekarang masih pemula dengan latihan tentunya.


Dengan menguasai Adobe Premiere Pro, kamu bisa menyusun video event seperti pernikahan, musik video klip, film, video profil, showreel, dan lainnya secara profesional. Program Adobe Premiere adalah bagian dari Adobe Creative Suite, sebuah rangkaian dari desain grafis, video editing, dan pengembangan aplikasi web yang dibuat oleh Adobe Systems. Premiere Pro mendukung banyak kartu video editing dan plug-in untuk percepatan proses, tambahan mendukung format file, dan video/audio efek.

 

2. Sony Vegas Pro 13


Salah satu software edit video terbaik yang mungkin sering kamu dengar adalah Sony Vegas. Software buatan Sony ini sudah tidak diragukan lagi kiprahnya dalam hal pembuatan video maupun musik. Software buatan mereka ini sangat mumpuni dengan fitur yang sangat banyak dan bisa dibilang ini adalah software edit video kelas profesional, namun memiliki kemudahan dalam pengoperasiannya.


Meskipun menjadi saingan untuk Adobe Premiere Pro dan Apple Final Cut Pro X yang membidik pasar untuk industri profesional, Sony ternyata masih ingin software-nya tetap nyaman digunakan untuk kalangan amatir sekalipun. Yakni dengan Timeline yang simpel, kamu tinggal drag video yang akan disunting ke kolom Track. Nantinya Track akan terbagi menjadi video dan sound. Kamu juga bisa menumpuk beberapa video langsung di Track yang berbeda. Video yang berada paling atas adalah video yang akan muncul. Kamu tinggal memotong video dengan menekan S lalu menyatukannya dengan video-video lainnya. Kamu juga bisa memisahkan audio dan video dengan menekan U.

 


3. KineMaster


Jika Anda pernah mencari “Video Editor” di smartphone anda, kemungkinan besar aplikasi yang muncul teratas adalah Kinemaster. Kinemaster adalah aplikasi video editor untuk smartphone yang mampu memberikan produksi video yang sangat baik untuk level smartphone. Interface yang diberikan juga cukup simple dan mudah dipelajari, serta visual effect dan audio yang beragam dan menarik. Jika Anda ingin solusi video editing di smartphone anda, Kinemaster tidak pernah salah.


Menggunakan aplikasi KineMaster memungkinkan pengguna untuk membuat video yang menarik dan tingkat profesional dengan memiliki kontrol yang belum pernah terjadi sebelumnya atas kreasi video Anda. Apa yang membuat KineMaster populer adalah alat pengeditan yang ramah pengguna yang dapat mengubah efek video dan transisi dengan kualitas dan presisi. Perangkat lunak ini dapat membawa video Anda ke dimensi yang sama sekali baru.

Read More

Rabu, 05 Mei 2021

Apa itu Audio

 Apa itu Audio ?


Audio adalah suara yang dihasilkan dari getaran yang dilakukan oleh sebuah benda. Agar bisa ditangkap oleh panca indra manusia harus memiliki kekuatan minimal 20 kali/detik. Jika jumlahnya kurang dari 20 kali/detik maka tidak bisa didengar oleh panca indra manusia. Banyaknya getaran yang dihasilkan oleh sebuah benda akan diukur dalam satuan Hz (Hertz). Secara umum, manusia bisa mendengar suara yang memiliki ukuran antara 20 Hz hingga 20 kHz. Audio merupakan salah satu elemen yang penting, karena ikut berperan dalam membangun sebuah sistem Komunikasi dalam bentuk suara, ialah suatu sinyal elektrik yang akan membawa unsur-unsur bunyi didalamnya. Audio itu terbentuk melalui beberapa tahap, diantaranya: tahap pengambilan atau penangkapan suara, sambungan transmisi yang membawa bunyi, amplifier, dll.

 

Jenis-Jenis Audio

Jenis-jenis audio dikategorikan berdasarkan media yang sering digunakannya. Sarana komunikasi tersebut akan menghasilkan kualitas audio yang berbeda. Berikut penjelasannya.

 

1. Audio Response

Audio Response adalah suara output yang dihasilkan oleh sebuah perangkat komputer setelah menanggapi sebuah aksi tertentu, contohnya ketika proses permintaan nomor telepon dilakukan.

 

2. Audio Visual

Audio visual adalah seperangkat sound system yang sudah dilengkapi dengan tampilan gambar, biasanya sarana ini digunakan untuk menyampaikan informasi dengan cara presentasi. Jenis audio ini cukup populer karena dianggap sangat menarik dan mampu memberikan informasi dengan lebih jelas dan informatif. Dengan begitu orang tidak akan mudah bosan ketika mengakses informasi tersebut.

 

3. Audio Streaming

Istilah audio streaming biasanya digunakan untuk mendengarkan suara melalui sambungan internet secara langsung. Beberapa contoh format audio yang termasuk dalam kategori ini adalah RealAudio (RAM), Winamp (MP3) dan Liquid Radio. Sarana ini memungkinkan audio bisa didengar secara real time. Pada saat audio disebarkan, maka saat itu pula pengguna bisa menerimanya.

 


Format Audio 

1.     MPEG Layer 3 (MP3)

Format audio ini memiliki ukuran yang begitu kecil, misalnya sebuah lagu yang berdurasi tiga menit hanya memakan sekitar 3 MB. Tidak menutup kemungkinan banyak orang yang mengunduh dan menyimpan lagu hingga ratusan bahkan ribuan dalam format MP3. Format yang memiliki ekstensi mp3 ini menawarkan pilihan bitrate sekitar 128, 160, 192, 256, hingga 320 Kbps.

 

2.     AAC

ACC adalah file format audio yang berbasis MPEG2 dan MPEG4. AAC bersifat lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data semula, karena setelah dikompres terdapat data-data yang hilang). File AAC dikembangkan oleh Motion Picture Expert Group (Fraunhofer Institute, Dolby, Sony, Nokia dan AT&T). File AAC dikompresi dengan cara lebih efisien pada kecepatan 128 kbps dengan suara stereo dibandingkan versi yang lebih dulu muncul, yakni, MP3. AAC merupakan audio codec yang menyempurnakan MP3 dalam hal medium dan high bit rates.

 

3.     WAV (WAVE-form)

WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris “waveform”. WAV merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV ini adalah format utama untuk menyimpan data audio mentah pada Windows dan menggunakan metode yang sama dengan AIFF Apple untuk menyimpan data.

WAV umumnya digunakan untuk menyimpan audio tanpa kompresi, file suara berkualitas CD. File ini berukuran besar, sekitar 10 MB per menit. File .wav juga dapat berisi data terkodekan dengan beraneka ragam codec untuk mengurangi ukuran file. Akan tetapi untuk keperluan mengoleksi musik, transfer via internet dan memainkan di player portable, format ini kurang popular dibandingkan dengan MP3, Ogg Vorbis dan WMA dikarenakan ukuran file yang sangat besar.

 

4.     PCM

Pulse-Code Modulation, itulah kepanjangan dari PCM. Format audio ini merupakan representasi digital dari sinyal audio raw analog. Format audio yang mempunyai ekstensi .pcm ini memiliki sub tipe PCM yang disebut LPCM (Linear Pulse- Code Modulation). Subtipe LPCM adalah bentuk PCM yang paling umum digunakan.

Read More

Rabu, 28 April 2021

Desain Poster

Pengertian poster


Poster adalah suatu desain grafis yang didalamnya terdapat gambar dan kata-kata pada kertas yang berukuran besar, isinya memuat tentang informasi dan ditempel di tempat-tempat umum agar dapat dilihat atau dibaca banyak orang. Poster sifatnya untuk mencari perhatian banyak orang, poster juga bisa menjadi sarana untuk mempromosikan produk, jasa, kegiatan, seputar pendidikan dan lain-lain.

 

Tujuan Poster

Dibuatnya sebuah poster tentu bukan tanpa sebab, tetapi memiliki maksud dan tujuan sendiri. Yang secara umum tujuan dan maksud dibuatnya poster adalah sebagai media publikasi supaya masyarakat dapat membacanya dan melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang ada dalam poster tersebut. Tetapi secara khusus maksud dan tujuan dibuatnya poster tergantung dengan apa yang diinginkan pembuat, bisa untuk tujuan komersil, mencari simpati publik, mencari perhatian masyarakat dna lain sebagainya.

 

Ciri-Ciri Poster

  • Poster memiliki beberapa ciri, diantaranya sebagai berikut ini:
  • Merupakan karya seni yang memadukan antara unsur gambar dan kata-kata yang dibuat pada kertas berukuran besar supaya lebih mudah di baca orang banyak.
  • Biasanya poster mengandung unsur-unsur warna yang mencolok, tujuannya supaya dapat menarik perhatian.
  • Berisikan kalimat-kalimat yang cukup singkat, jelas dan mudah dimengerti pembaca.
  • Poster biasanya selalu mengandung unsur gambar yang menarik, agar membuat banyak orang penasaran untuk melihat dan membaca informasi yang ada didalamnya.
  • Biasanya psoter di pasang ditempat yang strategis supaya dapat diketahui banyak orang, misalnya ditempat yang ramai seperti alun-alun kota, pasar dan lain-lain.

 

 

Jenis-jenis Poster

1. Poster kampanye adalah jenis poster yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat terhadap partai politik serta calon yang akan maju dalam pemilihan umum.

 

2. Poster 'cheesecake' adalah sebutan untuk poster yang digunakan untuk menarik perhatian dan minat publik.

 

3. Poster film yaitu poster yang dibuat khusus untuk mempromosikan suatu film yang akan atau sedang tayang di bioskop.

 

4. Poster buku dan/atau komik memiliki pengertian yang sama dengan poster film. Kesamaan tersebut yaitu untuk mempopulerkan suatu buku atau komik yang dijual di toko buku.

 

5. Poster propaganda yaitu poster yang berisikan kalimat yang bertentangan dengan pemerintahan berwenang.

 

6. Poster 'dicari' (dalam Bahasa Inggris poster 'wanted') merupakan jenis poster memuat informasi penjahat yang sedang menjadi buronan, orang hilang, atau bahkan mengenai lapangan pekerjaan.

 

7. Poster riset yaitu poster yang bertujuan untuk menginformasikan mengenai sebuah kegiatan riset.

 

8. Poster afirmasi adalah poster yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada pembaca.

 

9. Poster komersial memiliki pengertian yang sama dengan poster niaga, yaitu untuk mempromosikan suatu produk agar makin dikenal masyarakat dan meningkatkan angka penjualan

 

 

Tips Desain Poster

1. Poster Harus Mudah Dibaca dan Mudah Dimengerti

Tips pertama, pastikan poster mudah dibaca serta mudah dimengerti sehingga informasi yang akan Anda berikan kepada target audiens dapat tersalurkan dengan jelas dan tidak terjadi miskomunikasi ataupun kesalahpahaman.

 

2. Pemilihan Jenis dan Ukuran Font untuk Poster

Masih terkait dengan tips sebelumnya, saat mendesain poster sebaiknya pertimbangkan kembali jenis font yang digunakan, apakah mudah dibaca atau tidak, dan juga ukurannya perlu diperhatikan supaya tidak terlalu kecil atau terlalu besar.

 

3. Pemilihan Warna untuk Poster

Pemilihan warna saat mendesain poster biasanya akan berkaitan dengan tema warna yang menjadi identitas dari acara, produk, atau bisnis Anda secara keseluruhan supaya membuat target audiens menjadi familiar dan mudah membedakan dari yang lainnya.

 

4. Desain Poster Jangan Terlalu “Ramai”

Tips selanjutnya adalah membuat desain yang eye-catching alias menarik perhatian, yang tidak berarti harus penuh warna-warni atau penuh dengan ornamen serta elemen yang malah membingungkan.

 

5. Desain Minimalis Tidak Masalah

Desain simpel dan minimalis pun bisa menarik perhatian selama desain tersebut menggugah rasa penasaran dan keingintahuan dari target audiens sehingga akan meningkatkan kemungkinan poster tersebut dibaca oleh meeka.

 

6. Pemilihan Ukuran Poster

Seperti sudah dibahas sebelumnya, pemilihan ukuran poster akan sangat bergantung pada luas bidang dan lokasi yang menjadi target pemasangan poster, sehingga hal ini harus dipertimbangkan pada saat mendesainnya.

 

7. Desain Untuk Setiap Ukuran

Kalau Anda belum mengetahui lokasi pemasangan, buatlah beberapa versi poster untuk berbagai ukuran untuk menyesuaikan ukuran font, layout, dan desain poster supaya tetap jelas terbaca oleh target audiens, apapun ukuran yang digunakan.

 

8. Target Audiens

Tips terakhir, pastikan desain poster Anda disesuaikan dengan target audiens yang anda sasar, baik dari segi demografis ataupun psikografis, sehingga akan dapat lebih meningkatkan peluang ketertarikan audiens tersebut untuk membaca poster yang dipasang.

Read More

Rabu, 21 April 2021

Apa Itu Logo ?

Logo


Logo adalah gambar dengan suatu arti, bisa berupa lukisan, sketsa, ataupun tulisan saja. Logo berperan untuk mewakili identitas pihak tertentu, entah itu bisnis, perusahaan, organisasi, negara, daerah, produk atau lain sebagainya. Ketika melihat gambar tersebut maka masyarakat akan tertuju pada satu hal dan akan terus diingat selamanya. Tanpa harus mencantumkan visi misi, deskripsi, atau penjelasan apapun maka banyak orang langsung mengetahui tentang pemilik logo tersebut.


Biasanya, suatu logo mengandung filosofi tertentu dan kerangka dasar berbentuk konsep yang bertujuan guna menciptakan sifat mandiri. Selain itu, setiap bentuk logo juga wajib mempunyai suatu ciri khas tertentu untuk membedakan logo yang satu dengan logo yang lainnya, baik itu dari segi bentuk maupun warnanya. Suatu logo yang digunakan akan menggambarkan kualitas seperti yang disimbolkan, seperti adanya pendekatan budaya perusahaan, penempatan posisi penting, atau aspirasi dari perusahaan itu sendiri.

 

Fungsi Logo

  • Mengidentifikasi suatu perusahaan.
  • Membedakan dari produk atau organisasi yang lain.
  • Mengkomunikasikan informasi seperti keaslian, nilai dan kualitas.
  • Menambah nilai.
  • Mempresentasikan aset yang berharga.
  • Properti legal suatu produk atau organisasi.

 


Jenis & Tipe Logo

Pembagian jenis logo secara sederhana terbagi atas dua bagian yaitu Word Marks atau Brand Name yaitu logo yang tersusun dari bentuk terucapkan, serta Device Marks atau Brand Mark yang tersusun dari bentuk tak terucapkan. Bisa pula logo terdiri atas keduanya, yang merupakan kombinasi dari brand name dan brand mark. Berikut penggolongan logo berdasarkan pendapat John Murphy dan Michael Rowe  :


1. Name – Only Logo

Adalah logo yang diambil dari sebuah nama, dengan menggunakan gaya grafis khusus. Logo jenis ini memberi ketegasan dan pesan langsung kepada konsumen. Contoh logo jenis ini seperti pada produk sandang karya perancang ternama Yves Saint Laurent, produk elektronik Sony, Toshiba, Panasonic, produk kamera Nikon, Leica, Yashica, peralatan fotokopi Xerox, dan lain-lain.

 

2. Name/Symbol Logo

Yaitu logo yang terdiri dari nama perusahaan atau produk dengan gaya tipografis yang berkarakter kuat, tersusun atas bentuk-bentuk grafis seperti oval, lingkaran atau kotak. Sebagai contoh adalah logo Ford, Du Pont, Hertz dan banyak lagi. Kelebihan jenis logo ini adalah pada bentuknya yang ringkas dan fleksibel karena jenis logo seperti ini mampu berdiri sendiri.

 

3. Initial Letter Logo

Yaitu logo yang menggunakan huruf awal (inisial) dari nama produk atau perusahaan dan menjadikannya sebagai elemen utama dari logo tersebut. Logo jenis ini terkadang menunjukkan gabungan nama pemilik perusahaan seperti logo produsen hardware komputer Hewlett-Packard. Selain contoh diatas banyak contoh lain seperti logo Bank BCA, IBM, RCTI, dan lainnya.

 

4. Pictorial Name Logo

Adalah logo yang menggunakan nama produk atau organisasi sebagai komponen penting dari gaya logo, yang secara keseluruhan logo ini memiliki gaya yang sangat khusus. Perusahaan yang menggunakan logo jenis ini, biasanya adalah perusahaan yang sudah terkenal, seperti Coca Cola, Kodak, McDonald, Rolls Royce dan lain sebagainya. Karena kuatnya image perusahaan/produk yang memakai logo ini, maka bila terjadi peniruan logo tersebut oleh produk atau perusahaan lain maka citra yang dihasilkannya tetap mengarah pada produk atau perusahaan yang ditiru.

 

5. Associative Logo

Yaitu logo yang berdiri bebas yang biasanya tidak memuat nama produk atau perusahaan, tetapi memiliki asosiasi langsung dengan nama, produk atau wilayah aktifitasnya. Sebagai contoh logo perusahaan pembuat pesawat terbang Aerospatiale, logonya terdiri dari kalimat Aerospatiale yang membentuk bola planet yang dengan jelas memperlihatkan jangkauan aktifitasnya yakni penerbangan, logo perusahaan minyak Shell yang menunjukkan gambar kerang sebagai asosiasi dari fosil penghasil minyak, kemudian logo 20th Century Fox, yang menggambarkan gemerlap dan megahnya dunia perfilman dan masih banyak lagi. Jenis logo seperti ini mempunyai daya tarik kuat dan mudah untuk dipahami.

 

6. Logo Abstrak

Pengertian logo abstrak sebenarnya hampir sama dengan pictorial mark, karena masih memanfaatkan suatu grafis tertentu. Bedanya, jenis logo ini mempunyai suatu bentuk geometris yang acak. Jenis logo ini juga biasanya sangat efektif karena mampu mewakili suatu bisnis secara menyeluruh dalam satu gambar. Beberapa contohnya adalah logo Pepsi, Adidas, BP, dll.

 

7. Logo Maskot

Pengertian logo maskot adalah suatu jenis logo yang didesain dengan suatu karakter demi menggambarkan suatu brand atau perusahaan. Pada umumnya, jenis logo ini memiliki kandungan unsur warna yang cerah dan ceria yang dinilai sebagai maskot brand atau perusahaan. Logo jenis ini dibuat demi menghadirkan daya tarik tertentu untuk anak-anak dan keluarga, contohnya adalah logo KFC dengan maskot Kolonel Sanders, Kool-Aid dengan maskot Kool-Aid man, Alfamart dengan maskot Albi si lebah, dll.


Read More

Rabu, 14 April 2021

Desain Font

Tipografi



Tipografi adalah suatu teknik dalam memilih dan menata huruf dengan indah dalam suatu ruang yang tersedia. Tipografi  merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat membaca pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Seni merancang huruf adalah keahlian yang rumit, sehingga harus dilatih dan dipelajari dengan dedikasi tinggi. Tipografi dilakukan dengan memilih Typeface (font) yang tepat, merekayasa gaya atau stylenya, hingga ke pengaturan susunan kata, paragraf dan tata letaknya secara keseluruhan

 

Fungsi Tipografi

1. Menarik perhatian pengguna

Dengan tipografi, desainer grafis dapat menarik perhatian pelanggan atau pengguna lewat font-font serta penempatan tulisan dan visual yang bagus. Sebagai contoh, pengguna sedang melihat-lihat sesuatu di media sosial. Lalu, mereka melihat sebuah gambar dengan desain yang menarik. Secara tidak langsung, hal tersebut akan menciptakan kesadaran merek.


2. Memberikan value dan tone pada brand

tipografi penting karena dapat memberikan nilai dan nada terhadap sebuah merek . Setiap jenis font memiliki kekuatan untuk mewakili bisnis dengan cara yang berbeda-beda. Sebagai contoh, tipografi jenis sans - serif . Tipografi ini biasanya digunakan untuk memberikan desain yang sederhana dan mudah dibaca oleh orang. Oleh karena itu, bisa dibilang jenis ini adalah tipografi yang modern.


3. Memudahkan pengguna untuk membaca

tipografi juga penting untuk membuat pengguna agar lebih mudah membaca teks yang disajikan. Pilihan font yang salah sudah dipastikan akan membuat jadi rumit sehingga tidak tertarik untuk melihatnya lebih lanjut. Oleh karena itu, seorang desainer grafis harus pandai menyeleraskan font dengan desain yang ada dapat dengan mudah dibaca oleh pengguna.

 


Aplikasi Untuk Mendesain Font

1. FontStruct

FontStruct adalah untuk membuat font gratis yang di sponsor oleh FontShop, yaitu penguasa retail untuk font digital didunia. Tool ini memungkinkan anda dengan mudah membuat membangun font berbentuk geometris yang disusun dalam pola grid. Font yang dibuat dengan FontStruct menghasilkan font TrueType berkualitas tinggi yang siap untuk digunakan dalam aplikasi Mac atau Windows.

 

2. PaintFont

PaintFont adalah layanan online kecil yang rapi yang pertama kali membuat Anda memilih karakter yang Anda inginkan di font Anda, lalu mencetak template untuk Anda, yang Anda isi, dan kemudian membuat Anda mengunggahnya sehingga dapat mengubah tulisan tangan Anda menjadi font yang sebenarnya . Ini juga memiliki templat untuk bahasa lain selain bahasa Inggris seperti Spanyol, Jerman, Prancis, Italia, dll.

 

3. BirdFont

Pindah dari alat online ke alat desktop, satu editor font yang bagus adalah BirdFont. Ini punya cukup banyak alat untuk memanipulasi font dan akan sangat mudah digunakan bagi siapa saja yang sudah memiliki pengalaman dengan perangkat lunak seperti Adobe Illustrator atau Corel Draw.

 

4. FontForge

Program gratis lain untuk mengedit font dan mengkonversi antara jenis font adalah FontForge. Ini adalah proyek open source dan bekerja dengan baik, tetapi tidak sebaik yang saya inginkan. Pertama, tampaknya belum diperbarui sejak tahun 2012. Kedua, alih-alih berada di satu jendela besar, ia memiliki jendela terpisah untuk alat, daftar font, dan lain-lain seperti bagaimana GIMP dulu. FontForge merupakan font editor garis yang memungkinkan pengguna untuk membuat postscript, truetype, OpenType, cid Besar, multi-master, CFF, svg dan font bitmap mereka sendiri. Selain itu pengguna dapat dengan mudah mengedit yang sudah ada. Pengguna dapat mengkonversi satu format ke format lain. Dengan fitur yang sangat banyak dan kemudahan dalam penggunaan, mungkin FontForge bisa menjadi pilhat terbaik anda.


Read More

Rabu, 31 Maret 2021

Apa Itu Animasi ?

 Apa Itu Animasi ?

 


Animasi adalah kumpulan gambar dari sebuah objek yang diolah menghasilkan gerakan tertentu sehingga seolah-olah gambar tersebut hidup. Objek yang dimaksud dapat berupa manusia, binatang, tumbuhan, bangunan, hingga teks. Selain bergerak, pengolahan sekumpulan gambar juga memvariasikan dengan efek dan filter, hingga suara yang sejalan dengan gerakan animasi tersebut. Animasi itu sendiri adalah hasil olahan dari komputer yang berupa gambar bergerak dari sebuah objek yang telah disusun secara khusus dengan memperhatikan alur dan waktu tertentu.

 

Dengan kemajuan teknologi, pembuat animasi semakin mudah. Dulu untuk menghasilkan sebuah animasi perlu adanya gambar tangan di kertas yang digerakkan dengan pengolahan pada komputer. Sekarang ini, para animator (pembuatan konten animasi) dapat secara langsung menggunakan komputer untuk membuat gambar hingga menyusun gambar dengan ketentuan tertentu sebagai produk animasi. Pada film, umumnya frekuensi gambar animasi adalah 24 fps (frame per second) sehingga gerakannya terlihat sangat halus. Selain digunakan dalam film, belakangan animasi juga banyak dimanfaatkan untuk keperluan bisnis, seperti UI / UX dan periklanan.

 

 

Jenis-Jenis Animasi

1. Stop Motion

Stop motion adalah jenis animasi yang jauh lebih tua melebihi animasi komputer 3D. Animasi stop motion terdiri dari claymation, pixelation, object-motion, animasi cut-out, dan lainnya. Mekanisme dasarnya mirip dengan animasi tradisional atau flipbook. Stop motion menjadi salah satu animasi yang proses pembuatannya bisa sangat sulit. Dengan menghentikan gerakan gambar dan menyesuaikan objek fisik pada setiap frame. Gerakan diatur sedikit demi sedikit atau cepat, lalu disimpan pada satu frame di satu waktu sampai menghasilkan ilusi bergerak. Pembuatan stop motion bisa menggunakan boneka, tanah liat, atau bahkan orang sungguhan.

 

2. Animasi 2D

Animasi 2D dikontrol oleh vektor. Keunggulan grafik vektor adalah dapat diperbesar atau diperkecil tanpa mengkhawatirkan resolusi. Ciri vektor seperti jalur dengan berbagai titik awal dan akhir. Garis yang menghubungkan titik-titik ini digunakan untuk membangun grafik. Bentuk garis atau kurva pada vektor dapat dibuat untuk membentuk karakter atau gambar lainnya. Animasi berbasis vektor menggunakan nilai matematika untuk mengubah ukuran gambar. Sehingga gerakannya bisa bergerak dengan lancar dan halus. Sistem ini bisa digunakan untuk jangka panjang. Sehingga animator tidak perlu terus-menerus menggambar karakter yang sama.


3. Animasi 3D

Pada animasi 3D, animator menggunakan program untuk menggerakkan bagian tubuh karakter. Dengan mengatur digital frame saat semua bagian karakter berada di posisi tepat. Animator biasanya melakukan ini pada setiap frame. Kemudian komputer menghitung gerakan dari setiap frame yang dihasilkan. Para animator hanya perlu menyesuaikan dan mengubah lengkungan serta gerakan yang dilakukan oleh tiap-tiap karakter. Animasi 3D unik karena biasanya seluruh tubuh karakter selalu terlihat. Misal jika karakter menghadap ke samping, animator hanya perlu menggambar profil samping dalam animasi 2D. Lalu mengimplementasikannya pada animasi 3D agar bagian tubuh bisa terlihat seluruhnya.

 

 

Contoh film animasi beserta spesifikasinya


1. Soul


Tanggal rilis : 25 Desember 2020

Durasi  : 101 menit

Jenis animasi : 3D

Sinopsis:

berkisah mengenai kehidupan manusia di bumi dan kehidupan setelahnya ketika manusia telah menjadi jiwa (soul). Cerita berfokus pada Joe Gardner (Jamie Foxx), seorang guru musik sekolah menengah, yang bermimpi menampilkan musik jazz di atas panggung, tetapi merasa bosan dan tidak puas dengan pekerjaannya saat ini. Ketika tengah mempersiapkan penampilan pertamanya, Joe tidak sengaja jatuh ke dalam lubang. Ia kemudian menemukan dirinya sebagai jiwa yang pergi menuju "Great Beyond". Tidak ingin mati, Joe mencoba melarikan diri, tetapi ia malah menemukan dirinya di "Great Before", di mana konselor jiwa, yang semuanya bernama Jerry, mengatur dan mempersiapkan jiwa-jiwa muda untuk  Joe di sana ditugaskan menjadi mentor untuk sebuah jiwa muda bernama 22, yang tidak berminat untuk menjalani kehidupan di dunia. 22 mengaku tak bisa ke Bumi karena tidak lulus dalam pencarian 'spark', sebuah percikan atau semangat hidup, tidak seperti Joe yang baru saja akan memulai petualangannya.

 

 

2.       The SpongeBob Movie: Sponge on the Run


Tanggal rilis : 14 Agustus 2020

Durasi : 91 menit

Jenis animasi : 3D

Sinopsis :

Film ini menceritakan tentang Gary, siput peliharaan SpongeBob,  yang tiba-tiba menghilang tanpa meninggalkan jejak. SpongeBob (Tom Kenny) pun mencari Gary ke penjuru Bikini Bottom. Namun, ia tidak juga berhasil menemukannya. SpongeBob menduga Gary diculik. Kemudian SpongeBob meminta Patrick (Bill Fagerbakke), tetangga sekaligus sahabatnya, untuk membantu mencari Gary. Misi pencarian Gary ini membawa SpongeBob dan Patrick hingga keluar area Bikini Bottom. Sebab, Gary diduga diculik oleh Raja Poseidon (Matt Berry) dan dibawa ke kota Atlantic. Saat SpongeBob dan Patrick tiba, mereka terkesima melihat kota yang begitu ramai dan sangat meriah. Namun, mereka tetap berusaha untuk tidak lengah dalam misi pencarian Gary. SpongeBob dan Patrick terus bertekad untuk menemukan Gary dan membawanya pulang ke Bikini Bottom.

Read More